Keanggunan Kain Tenun & Batik Tulis yang Ditenun Tangan dengan Jiwa
Setiap helai wastra adalah perayaan warisan leluhur. Ditenun helai demi helai oleh para perajin perempuan di pelosok Nusantara menggunakan serat alami dan teknik pewarnaan tradisional yang ramah bumi.
Tenun Tangan
Dibuat helai demi helai menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) tradisional oleh perajin perempuan desa.
Pewarna Alami
Memanfaatkan ekstrak daun indigo, akar mengkudu, dan kulit kayu mangrove untuk warna tahan lama dan aman bagi kulit.
Dijahit di Bandung
Dikerjakan oleh penjahit lokal Bandung dengan standar butik berpresisi tinggi demi kenyamanan pakaian sepanjang hari.
Petunjuk Perawatan Wastra Tenun Tangan
Cuci terpisah menggunakan lerak atau sabun lembut tanpa pemutih. Jangan diperas keras, keringkan di tempat teduh terhindar dari paparan terik matahari langsung, dan setrika dengan suhu sedang atau lapisi kain katun tipis.